Pendampingan Sengketa Tanah dan Aset Perusahaan untuk Melindungi Kepentingan Bisnis dan Kepemilikan Usaha
Tanah dan aset perusahaan sering menjadi bagian penting yang mendukung operasional, investasi, maupun pengembangan usaha dalam jangka panjang. Karena memiliki nilai ekonomi yang signifikan, berbagai aset tersebut tidak jarang menjadi objek perselisihan yang melibatkan perusahaan dengan pihak lain, baik terkait kepemilikan, penguasaan, penggunaan, batas objek, dokumen legalitas, maupun pelaksanaan perjanjian yang berkaitan dengan aset tersebut.
Pendampingan Sengketa Tanah dan Aset Perusahaan membantu perusahaan dalam menghadapi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan aset strategis yang dimiliki atau dikelola. Proses ini mencakup penelaahan dokumen, identifikasi riwayat penguasaan dan kepemilikan, analisis posisi para pihak, hingga penyusunan langkah penyelesaian yang mempertimbangkan aspek hukum dan kebutuhan bisnis perusahaan secara keseluruhan.
Produk Terbaik Kami
Urusan Cerai
• Identitas pihak yang mengajukan perkara
• Identitas pasangan yang menjadi pihak lawan
• Dokumen Kartu Keluarga terbaru
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Bukti perkawinan yang sah
• Dokumen pendukung permasalahan rumah tangga
• Konsep pengajuan perkara perceraian
Perkara Perselingkuhan
• Identitas pelapor
• Identitas pihak yang dilaporkan
• Dokumen Kartu Keluarga
• Uraian kronologi peristiwa
• Data pihak yang berkaitan dengan perkara
• Bukti hubungan perkawinan yang sah
• Dokumen laporan yang tersedia
• Bukti komunikasi atau aktivitas terkait
• Keterangan saksi yang mengetahui
Gugatan Harta Gono Gini
• Identitas para pihak
• Dokumen Kartu Keluarga
• Informasi domisili para pihak
• Putusan perceraian yang relevan
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Daftar aset yang disengketakan
• Bukti kepemilikan harta
• Lokasi objek sengketa
• Konsep gugatan pembagian harta
Pengajuan Perubahan Nama
• Identitas pemohon
• Kartu Keluarga terbaru
• Akta Kelahiran
• Dokumen identitas pendukung
• Konsep permohonan perubahan nama
• Bukti alasan perubahan
• Surat pendukung yang diperlukan
Gugatan Cerai & Hak Asuh Anak
• Identitas penggugat
• Identitas tergugat
• Dokumen Kartu Keluarga
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Buku Nikah atau dokumen perkawinan
• Akta Perkawinan bagi non muslim
• Bukti hubungan keluarga
• Dokumen pendukung gugatan
• Data identitas anak
• Konsep gugatan dan hak asuh anak
Itsbat Nikah (Muslim)
• Identitas pasangan suami istri
• Kartu Keluarga pasangan
• Informasi domisili terkini
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Surat pengantar wilayah setempat
• Keterangan dari instansi terkait
• Bukti adanya perkawinan
• Konsep permohonan itsbat nikah
Kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)
• Identitas pelapor
• Dokumen Kartu Keluarga
• Bukti hubungan keluarga
• Identitas pihak terlapor
• Uraian kejadian yang dipersoalkan
• Informasi domisili para pihak
• Hasil pemeriksaan medis apabila tersedia
• Data saksi yang mengetahui
• Dokumen laporan pendukung
Permintaan Adopsi Anak
• Identitas calon orang tua angkat
• Dokumen Kartu Keluarga
• Bukti hubungan perkawinan
• Informasi domisili keluarga
• Surat Keterangan Catatan Kepolisian
• Bukti kemampuan ekonomi
• Dokumen rekomendasi yang diperlukan
Permintaan Penetapan Pernikahan (Umum)
• Identitas pasangan pemohon
• Kartu Keluarga
• Informasi domisili terbaru
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Surat keterangan dari tokoh agama
• Surat pernyataan wilayah setempat
• Bukti pernikahan yang belum tercatat
• Konsep permohonan penetapan
Perkara Wanprestasi / PMH
• Identitas pihak yang mengajukan gugatan
• Dokumen terkait sengketa
• Informasi alamat para pihak
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Identitas pihak yang digugat
• Bukti perjanjian atau tindakan terkait
• Konsep gugatan perkara
Bisnis Usaha Syariah
• Identitas para pihak
• Alamat usaha atau domisili
• Dokumen akad yang digunakan
• Kronologi hubungan usaha
• Keterangan pihak yang mengetahui
• Konsep dokumen pengajuan perkara
Kesepakatan Pernikahan
• Identitas kedua pihak
• Dokumen Kartu Keluarga
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Konsep isi kesepakatan
• Dokumen perkawinan terkait
• Surat permohonan atau pengesahan
Penelantaran Anak
• Identitas orang tua terkait
• Dokumen Kartu Keluarga
• Akta kelahiran anak
• Bukti yang berkaitan dengan penelantaran
• Identitas pihak yang dilaporkan
• Keterangan saksi
• Dokumen laporan yang tersedia
Poligami Tanpa Izin Istri Sah
• Identitas para pihak
• Kartu Keluarga
• Dokumen perkawinan yang berlaku
• Bukti yang berkaitan dengan peristiwa
• Informasi domisili terbaru
• Dokumen laporan atau pengaduan
• Keterangan pihak yang mengetahui
Perselisihan Wakaf & Hibah
• Identitas pihak yang berkepentingan
• Dokumen wakaf atau hibah
• Kronologi sengketa yang terjadi
• Informasi domisili para pihak
• Bukti yang berkaitan dengan objek sengketa
• Keterangan saksi yang relevan
• Konsep gugatan atau permohonan
Kasus Waris
• Identitas seluruh ahli waris
• Akta kelahiran ahli waris
• Identitas pewaris
• Dokumen hubungan keluarga
• Kartu Keluarga
• Informasi domisili pihak terkait
• Akta kematian pewaris
• Daftar aset peninggalan
• Surat keterangan ahli waris
• Bukti kepemilikan harta warisan
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Konsep gugatan atau permohonan waris
Tim Pengacara
Sumber Perselisihan yang Sering Muncul dalam Pengelolaan Tanah dan Aset Perusahaan
Setiap sengketa aset memiliki latar belakang yang berbeda. Namun terdapat sejumlah kondisi yang kerap menjadi penyebab munculnya permasalahan hukum terkait tanah maupun aset yang digunakan dalam kegiatan usaha.
Perbedaan Klaim atas Kepemilikan atau Penguasaan Objek
Riwayat transaksi yang panjang, peralihan hak yang tidak terdokumentasi dengan baik, maupun klaim dari pihak lain sering menjadi faktor yang memunculkan sengketa mengenai status suatu aset.
Permasalahan pada Dokumen dan Administrasi Aset
Ketidaksesuaian data, dokumen yang belum diperbarui, perbedaan informasi pada sertifikat, maupun persoalan administratif lainnya dapat menimbulkan hambatan dalam pemanfaatan dan pengelolaan aset perusahaan.
Konflik yang Berkaitan dengan Pemanfaatan dan Pengembangan Aset
Pembangunan, penggunaan lahan, kerja sama pengelolaan, maupun aktivitas bisnis yang dilakukan pada suatu aset terkadang menimbulkan perbedaan kepentingan yang berkembang menjadi sengketa antara para pihak yang terlibat.
Aset Strategis Perusahaan Memerlukan Kepastian agar Aktivitas Bisnis Tetap Berjalan



